BLUNTAS (Budaya Literasi Unggulan Melalui Tahfidz Al-quran Siswa )

Perkembangan  membawa perubahan  dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan dan nilai agama.Sekolah yang menawarkan pendidikan Islam terpadu dimana pendidikan agama diajarkan bersamaan dengan pendidikan umum.Beberapa sekolah mengintegrasikan pendidikan umum dengan pendidikan agama dalam kurikulum mereka, memungkinkan siswa untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang ilmu pengetahuan sekaligus memperdalam nilai-nilai agama.Kurangnya minat orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya di sekolah negeri dan lebih memilih sekolah yang berbasis agama,dibuktikan dengan survei dari beberapa sekolah negeri yang ada di kecamatan Tempe dan sekolah swasta yang ada terdapat perbedaan pendaftar dibuktikan dengan banyaknya rombel kelas yang diterima oleh sekolah swasta,hal ini yang menjadi keresahan dan mencoba untuk mencari tahu apa yang menjadi faktor utama terdapat kesenjangan perbedaan orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta adalah tuntutan zaman untuk anak-anaknya mendapatkan banyak  bekal ilmu agama salah satunya adalah kelas tahfidz yang memang programnya terpisah dari kurikulum yang diterapkan di sekolah negeri.  Berangkat dari hal ini saya menginisiasi satu program sekolah yang saya beri nama BLUNTAS ( Budaya Literasi Unggulan melalui Tahfidz Alquran Siswa )di mulai pada masa uji coba di tahun yang lalu  dan alhamdulillah sudah masuk di tahun kedua tahun 2024.Dalam Program ini yang menjadi sasaran program adalah peserta didik kelas 5 dan 6 jumlah peserta  sebanyak 98 orang di tahun ini sedangkan di tahun  pertama hanya berjumlah 50 peserta untuk peserta didik kelas 6 yang terdiri dari 2 rombel,alhamdulillah di tahun ini setelah mengadakan refleksi dan evaluasi program, peningkatan peserta cukup pesat,sedangkan untuk menjalankan program ini yang sangat berperan adalah komite sekolah untuk operasional program,guru selaku monitoring dan pelaksanaan program.Kelas tahfidz bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di kalangan peserta didik  UPTD SD Negeri 4 Maddukkelleng.Dengan menghafal Al-Qur’an, diharapkan siswa dapat memperkuat iman dan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter yang baik dan moral yang kuat sesuai dengan ajaran Islam.Studi menunjukkan bahwa menghafal Al-Qur’an dapat meningkatkan kemampuan kognitif, konsentrasi, dan daya ingat. Dengan demikian, kelas tahfidz juga bertujuan untuk mendukung prestasi akademik siswa secara umum.Salah satu tujuan utama dari kelas tahfidz adalah mencetak generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi Qur’ani ini diharapkan menjadi teladan dalam masyarakat dan membawa dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan. Tujuan umum : Meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa dengan metode yang efektif dan efisien.Membentuk generasi muda yang hafal Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.Tujuan Khusus:Peserta didik  kelas 5 dan 6 yang akan tamat di UPTD SD Negeri 4 Maddukkelleng minimal dapat menghafal surat-surat yang ada di Juz 30.Visi : Mewujudkan generasi muda yang memiliki hafalan Al-Qur’an yang kuat, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi. Serta mendukung implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dan meningkatkan citra sekolah.Dan Menjadikan program bluntas akan menjadi nilai jual sekolah secara luas di kabupaten Wajo .Menjadi Ikon sekolah sesuai dengan Visi Misi dan perwujudan Program Sekolah.

Tantangan

Era modern ini, banyak tantangan yang dihadapi oleh generasi muda atau peserta didik, termasuk pengaruh negatif dari media dan pergaulan bebas.Kurangnya minat,motivasi,kurang fokus  dan merasa terbebani pada  peserta didik untuk mengikuti program kelas tahfidz.Sekolah negeri juga mengalami kendala pada fasilitas dan sarana pendukung serta keterbatasan guru pengajar yang berkompeten dan dapat memberikan motivasi bagi peserta program kelas tahfidz.Selain itu kurangnya dukungan orang tua untuk senantiasa mendukung program kelas tahfidz ini orang tua yang merasa program tahfidz Al-quran ini adalah program yang tidak penting bagi anak-anak mereka.Saya sangat merasa gagal jika program sekolah yaitu kelas Tahfidz Al-quran ini tidak dimaksimalkan oleh peserta didik terutama yang kelas 6 karena program yang sangat bermanfaat dan mengeluarkan operasional besar untuk menggaji guru Tahfidznya dari luar tetapi tidak banyak peserta didik yang mengikuti.

Aksi

Sebagai langkah awal tahapan perencanaan  pengembangan program kelas Tahfidz Alquran ini adalah mengadakan rapat bersama dalam pemaparan visi misi dan pelaksanaan program sekolah saat memasuki tahun ajaran baru bersama seluruh orang tua siswa dan rekan  guru ,salah satu yang dibahas adalah program Bluntas yang mana di jelaskan tujuan dan manfaat program.Kemudian tahapan selanjutnya adalah rapat pemantapan untuk hal-hal yang terkait teknis pelaksanaan program dan buku panduan pelaksanaan tahfidz alquran  yang mengagendakan berapa kelas yang terlibat yaitu kelas 5 dan 6,menambah guru tahfidz yang mengajar sebanyak 2 orang akhwat dan ikhwan yang merupakan lulusan pondok pesantren As’adiyah yang terkenal di Kabupaten Wajo tentunya yang sudah memiliki hafalan lebih dari 10 Juz  serta memiliki kemampuan dalam bidang tahfidz, tajwid, dan memahami kandungan Al-Qur’an. Kelas dibagi dengan kategori perempuan terpisah dengan laki-laki untuk tahun ini,selanjutnya menentukan jadwal kegiatan dilakukan seminggu 3 kali pertemuan yaitu hari selasa,rabu dan kamis,pukul 12.30 -14.30 wita selama 2 jam.Komponen yang sangat memegang peranan penting atau yang terlibat adalah: Dinas Pendidikan, baik di Tingkat Pusat maupun daerah.yang sangat berperan dalam pedoman dan pelaksanaan pendidikan, pengawas Sekolah,juga sangat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah / belajar yang baik.Saya selaku kepala sekolah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah/belajar aman,nyaman serta memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan program sekolah termasuk program bluntas ini.Saya menunjuk guru PAI yang bertanggung jawab selaku pelaksana teknis program kegiatan kelas tahfidz Al-quran,dan dalam pelaksanaan selain guru tahfidz ,ada beberapa bapak/ibu pembina yang terlibat dalam mengontrol keaktifan kegiatan tahfidz Al-quran sesuai jadwal ,guru yang terlibat diberikan jadwal sebanyak 2 orang sehari jadi ada 6 orang guru yang bertugas, untuk senantiasa mendampingi guru tahfidz melihat perkembangan peserta dan menjaga kegiatan agar dapat memaksimalkan kegiatan dari program ini. Kelasnya adalah  Tahfidz Reguler ditujukan untuk menghafal Al-Qur’an secara bertahap dan berkelanjutan.Untuk metode pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta, misalnya metode talaqqi, muroja’ah, dan setoran sedangkan untuk materi kelas tahfidz adalah  yang akan diajarkan, mulai dari tajwid dan menghafal ayat, peserta juga diajarkan cara berwudhu ,shalat dengan tartil serta bacaan dalam shalat.Setiap bulan diadakan evaluasi secara berkala  untuk mengukur perkembangan hafalan siswa setiap seminggu sekali ,peserta akan murojaah hafalannya di setiap akhir minggu yaitu hari kamis,setelah di hafal baru akan di tanda tangani kartu kontrolnya surah yang sudah di hafal oleh guru tahfidznya.Program ini melibatkan peran komite sebagai   sumber dana  untuk  menjalankan program tahfidz dibayarkan dari iuran komite untuk membayar 2 orang guru tahfidz sebagai tenaga pengajar,iuran sumbangan komite hanya salah satu yang merupakan kesepakatan untuk penganggaran program sekolah yang dijalani dengan jumlah pembayaran yang ditetapkan setiap bulannya oleh bendahara komite sesuai dengan jam mengajar dari guru tahfidz. Untuk tahapan pelaksanaan program tahfidz alquran ini dimulai pada saat tahun ajaran baru di bulan Agustus 2024 kegiatan dilakukan di mulai akhir bulan setelah kegiatan tujuh belasan selesai,awal kegiatan peserta lebih banyak dari kelas 5 dan yang kelas 6 kurang yang berminat karena jadwal semula adalah pukul 15.30 wita,karena kegiatan sudah dimulai beberapa pekan ,kami pembina melakukan refleksi  sehingga dari refleksi itu jadwal kegiatan pelaksanaan program dimajukan setelah shalat Dhuhur berjamaah Sebelumnya peserta akan istirahat untuk makan siang setelah shalat Dhuhur dan dilanjutkan dengan kegiatan Tahfidz Alquran bersama dengan guru tahfidznya.Peserta akan mengaji dengan metode talaqqi masing-masing akan menghafal dulu kemudian akan disetorkan di depan guru Tahfidznya.Dan setiap minggu guru Tahfidz akan mengevaluasi bacaan atau murojaah masing-masing peserta tahfidz  dan setelah itu jika sudah lolos untuk surah atau hafalannya akan ditandatangani kartu kontrol yang dipegang oleh peserta tahfidz.Untuk kegiatan di hari Rabu peserta Tahfidz akan diajarkan Bagaimana sholat dan tata tertib tartilnya sholat dan memperbaiki bacaan sholat.Untuk teknik penghafalan di program ini dimulai dari surah al-fatihah sampai dengan   surah An-Naba ,ini dilakukan karena dimulai dengan surah-surah pendek yang dapat dihafal sampai dengan Surah yang panjang dan yang sulit di hafal. Sejak dibentuknya program ini sekolah sudah berkolaborasi dengan komite dan orang tua untuk mensukseskan program unggulan di UPTD  SD Negeri 4 Maddukkelleng, Pihak sekolah atau pembina juga banyak senantiasa merefleksi bersama dengan orang tua setiap bulannya untuk dapat meningkatkan program literasi kelas Tahfidz yang dilakukan agar berjalan lancar dan baik, refleksi dilakukan oleh wali kelas dengan mengirimkan Google form untuk diisi orang tua apa yang menjadi refleksi dan masukan perbaikan program literasi kelas tahfidz ini.Selanjutnya pembina akan meninjau kembali hasil refleksi dari orang tua sehingga dapat diimplementasikan untuk perbaikan kegiatan program literasi kelas tahfidz selanjutnya.Selain itu sebagai pengembangan program ini adalah penggunaan google sites untuk segala aktifitas digital untuk orangtua dan peserta termasuk kartu kontrol digital ,al quran di gital ,serta foto-foto dokumentasi kegiatan ,serta link refleksi orang tua akan di buat dan di masukkan dalam satu aplikasi yang terintegrasi yang muda diakses semua ,perkembangan yang dirancang untuk memudahkan dan lebih berbasis IT tetapi tetap didapatkan esensi yang akan dicapai.

REFLEKSI

Peningkatan jumlah peserta tahfidz seperti yang sudah di uraikan bahwa jumlah peserta mengalami peningkatan di tahun sebelumnya lebih dari 50 persen.Perkembangan kemampuan hafalan siswa karena sementara berjalan akan dievaluasi kembali di akhir tahun pembelajaran nanti 2024/2025.Perubahan sikap dan perilaku siswa (lebih disiplin, bertanggung jawab, religius) untuk hal ini juga akan dinilai berdasarkan rubrik penilaian oleh guru dan Pembina.Dampak terhadap prestasi akademik siswa berdasarkan rata-rata kelas tahfidz dan hafalan literasi Al Quran membawa dampak yang baik karena menyangkut dengan hafalan siswa maupun pembelajaran akademik di kelas.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *